Laman

Tampilkan postingan dengan label Kabupaten Kep. Meranti. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kabupaten Kep. Meranti. Tampilkan semua postingan

Kamis, 06 Desember 2012

RoRo KMP Barembang salah satu Roro terbaik di Indonesia

KABUPATEN MERANTI: Beroperasinya KMP Barembang sebagai angkutan roll of roll (roro) lintas darat tanjung buton-kampung balak. KMP Barembang yang memiliki mesin 2x 823, dengan kecepatan 12 knot dan bobot 724 GT ini nantinya akan mampu mengangkut 25 mobil dan 100 sepeda motor dan mampu beroperasi tiga trip setiap hari. 

 
Dengan dibukanya akses transportasi ke Kabupaten Kepulauan Meranti telah memberikan kemudahan transportasi darat menuju ke pekanbaru dan kota lainnya. Diharapkan untuk kedepannya daerah Kabupaten meranti akan semakin maju dan tidak terisolir lagi sehingga para investor pun akan mulai melirik daerah ini untuk menanamkan modalnya.

READ MORE - RoRo KMP Barembang salah satu Roro terbaik di Indonesia

Senin, 03 Desember 2012

Peresmian Roro Kampung Balak Bersamaan HUT GUBRI

Gubernur Riau HM Rusli Zainal selalu mendapatkan kado istimewa di hari kelahirannya. Jika tahun lalu Gubri mendapatkan kado peresmian jembatan Siak III di hari ulang tahun ke-54. Maka tahun ini, tepat 3 Desember nanti akan diberikan kado istimewa  peresmian Roll on Roll of (Roro) KMP Berembang.

READ MORE - Peresmian Roro Kampung Balak Bersamaan HUT GUBRI

Sabtu, 24 Desember 2011

Tahniah atas ULANG TAHUN MERANTI yang ke 3.


Walaupun tak dapat ikut memeriahkan Ulang Tahun Meranti yang ke 3, Dalam hati turut bangge atas meriahnye acara yang diselanggarakan di Kabupaten Meranti. Tak lepas dari Do'a buat Kabupaten tercinte, Selalu dalam lindungan Allah SWT dan menjadi kabupaten yang Baldatun Thoyyibatun Wa Robbun Ghofur. InsyALLAH kabupaten Meranti yang subur, makmur, adil dan aman. Dimane yang berhak akan mendapat haknye, yang berkewajiban akan melaksanakan kewajibannye dan yang  berbuat baik akan mendapat anugerah sebesar kebaikannye dan tak ade lagi kezaliman. 

Nilah ade beberape video yang menghibur hati masyarakat. Walopun tak dapat ikut memeriahkan, dapat nengok dari jauh jadilah. hehehehe......

Konser Charlie dalam memeriahkan HUT Kabupaten. Kepulauan Meranti III



Pacu Sampan dalam Memperingati HUT Kabupaten Kepulauan Meranti Ke-III

READ MORE - Tahniah atas ULANG TAHUN MERANTI yang ke 3.

Sabtu, 26 November 2011

Keluarga Pasien DBD Kecewa dengan Pelayanan RSUD

Kecewa dengan layanan RSUD Selatpanjang, penderita malaria Khaidiri akhirnya dibawa pulang oleh keluarganya, Jum’at (25/11/11) kemarin.

Keputusan itu diambil pihak keluarga pasien karena hingga hari ketiga sejak menjalani perawatan pihak rumah sakit tidak kunjung memberikan obat-obatan. Khaidiri hanya dijejali dengan infuse setiap hari. “ Sejak tiga hari terakhir pihak rumah sakit menyebutkan stok obat habis. Sementara paman saya masih butuh obat untuk menyembuhkan penyakit malaria yang dideritanya. Kami dengan berat hati terpaksa membawanya pulang kembali,” ujar Gito warga Kelurahan Selatpanjang Timur saat ditemui dikediamannya kemarin.

Menurut Gito, jika nanti kondisi kesehatan pamannya tetap tidak ada perubahan, maka pihak keluarga memutuskan untuk membawanya ke rumah sakit di Tanjung Balai karimun. “ Saat ini kami terpaksa membeli obat yang dijual di kios-kios saja. Kalau nanti tetap tidak ada perubahan, kami akan membawanya ke Tanjung Balai Karimun,” ujar Gito yang juga tercatat sebagai salah satu pejuang pemekaran Meranti ini.
Gito mengaku sangat kecewa dengan buruknya pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah Selatpanjang. Termasuk penanganan kesehatan masyarakat oleh Dinas Kesehatan Meranti. “ Masak di meranti ini tidak ada stok obat untuk penyakit malaria. Padalah penyakit malaria itu merupakan penyakit mewabah dan menjadi perhatian serius oleh Pemerintah Indonesia. Apalagi pemerintah selalu mengalokasikan dana untuk penanganan penyakit malaria ini,” sesal Gito.

Menyikapi hal ini, Anggota DPRD Meranti, HM Adiel menegaskan agar Pemkab Meranti bisa lebih serius lagi dalam memperhatikan kesehatan masyarakat. Pasalnya, peningkatan kesehatan merupakan instrument penting dalam proses pembangunan. “ Sejak awal telah kami tegaskan agar Pemkab Meranti, khususnya Bupati Kepulauan Meranti Irwan Nasir agar memilih pembantu yang betul-betul bisa mendukung program kerjanya. Salah menempatkan seseorang akan berpengaruh terhadap program yang dicanangkan. Kita tentu tidak ingin citra bupati rusak gara-gara persoalan ini,” ungkap HM Adiel.
Lebih lanjut Lanjut HM Adiel, seluruh pejabat yang ada di Kabupaten Kepulauan Meranti harus mampu melaksanakan kebijakan sebagaimana yang di programkan oleh kepala daerah. “ Pihak-pihak yang tidak memiliki komitmen lebih baik mundur. Kita juga berharap agar bupati bisa melakukan evaluasi dan lebih tegas lagi. Kita tahu persis, bupati memiliki komitmen tinggi untuk memajukan Meranti ini. Namun kalau beliau dikelilingi orang-orang yang tidak mampu dan tidak mempunyai visi yang jelas, tentu bupati akan kesulitan sendiri,” ujar HM Adiel.(*)

sumber: Riaupeople.com
READ MORE - Keluarga Pasien DBD Kecewa dengan Pelayanan RSUD

Minggu, 20 November 2011

P3 Kejadian DBD di Kepulauan Meranti

Musim penghujan di penghujung tahun menjadi wadah perkembangbiakan nyamuk aedes agypti. Hal tersebut memicu timbulnya masalah status kesehatan terutama merebaknya kasus Demam berdarah dengue. Beberapa hari yang lalu saya mendengar informasi kejadian kasus DBD di Kabupaten Kepuluan Meranti. Kasus DBD bukanlah penyakit yang biasa seperti halnya Demam panas tetapi akan berdampak fatal jika masyarakat setempat tidak memahami tanda dan gejala penyakit DBD yang bisa mengakibatkan kematian. 
Sasaran penyakit DBD dapat terjadi merata baik pada anak-anak, remaja maupun dewasa selain itu bisa terjadi di perkotaan maupun di perdesaan baik orang kaya maupun orang miskin, baik tinggal di perumahan perkampungan maupun perumahan yang elit, semuanya bisa terkena DBD. Masalah DBD haruslah mendapat tanggapan serius dari masyarakat dan Dinas Kesehatan Kabupaten Meranti.

Tenaga kesehatan bisa bekerjasama dengan masyarakat untuk melakukan preventif baik itu dari pencegahan dengan cara 3M (Membakar sampah, Menguras bak mandi, dan Menimbun barang bekas yang bisa menampung air). Selain itu dari Dinas kesehatan dapat melakukan fogging atau pengasapan dan pemberian Larvasida seperti bubuk abate yang ditaburkan ke penampungan air. Selain tindakan preventif diatas yang sangat penting adalah promkes dengan cara melakukan penyuluhan kesehatan kepada masyarakat setempat untuk memahami tanda dan gejala DBD, penatalaksanaan pertama pada anggota keluarga yang terkena DBD dan pencegahan agar DBD tidak banyak diderita warga setempat. 
Dari hasil penelitian yang saya lakukan di RW 05 Kelurahan Labuh Baru Barat Kecamatan Payung Sekaki Pekanbaru tahun 2010 yang lalu. Penyebab terjadinya penyakit DBD ada 3 faktor yaitu pengetahuan yang minim tentang DBD, Prilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) yang tidak diterapkan dan Lingkungan yang tidak bersih. Faktor yang paling dominan mempengaruhi terjadinya penyakit DBD adalah Lingkungan yang tidak sehat.

Perlu diketahui tertutama untuk masyarakat Selatpanjang tentang tanda dan gejala penyakit DBD berupa demam panas yang tinggi >36,5 secara mendadak selama 2 sampai 7 hari, badan terasa lelah dan lesu, nyeri pada ulu hati, tampak adanya bintik-bintik merah seperti digigit nyamuk. Apabila terlihat tanda dan gejala tersebut, pertolongan pertama pada anggota keluarga yang bisa dilakukan sepert:
  1. Istirahatkan anak dalam keadaan berbaring (Tirah baring)
  2. Jika tersedia antipireti (paracetamol) berikan 3 x 1 tablet untuk yang dewasa, kalo untuk anak-anak 10-15 mg/kg BB atau lebih kurang 1/2 tablet.
  3. kompres hangat pada daerah dahi, lipatan paha, dan bawah ketiak. Penelitian terbaru dianjurkan untuk mandi dengan air hangat.
  4. Berikan banyak minum air putih (1-2 liter/hari) semua cairan diperbolehkan kecuali cairan yang berwarna coklat dan merah (susu coklat, sirup merah)
  5. Bila terjadi kejang: jaga lah anak agar tidak terjadi cidera, jaga lidah anak agar tidak tergigit dengan meletakkan sendok di lidah, longgarkan pakaian, dan tidak memberikan makanan apapun lewat mulut selama anak kejang.
Jika dalam 2 hari panas tidak turun atau timbul gejala dan tanda lanjut seperti perdarahan di kulit (seperti bekas gigitan nyamuk), muntah-muntah, gelisah, mimisan maka dianjurkan segera dibawa berobat/ periksakan ke dokter atau ke unit pelayanan kesehatan untuk segera mendapat pemeriksaan dan pertolongan.

Copyright: Maghfaruddin, Amd.Kep
READ MORE - P3 Kejadian DBD di Kepulauan Meranti

Minggu, 06 November 2011

Meranti Dukung Pembentukan Provinsi Riau Pesisir

Sejumlah tokoh pemuda di kawasan Pesisir Riau, menghembuskan wacana mendukung terbentuknya Provinsi Riau Pesisir, meliputi beberapa kabupaten dan kota di kawasan pesisir.
“Alasan pembentukan Provinsi Riau Pesisir adalah karena kawasan pesisir selama ini masih terpinggirkan dan masih terjadi ketimpangan politik serta ekonomi,” kata Ketua Komite Pembentukan Provinsi Riau Pesisir Ahmad Joni Marzainur SH.



Tujuan pembentukan Riau Pesisir, disebut banyak pihak hanya karena ingin meningkatkan tarap hidup rakyat Riau pesisir, yang sebagian besar hidup di bawah garis kemiskinan. Banyak hasil bumi dari Riau Pesisir yang di dulang, tapi rakyat di kawasan Riau Pesisir hanya menjadi penonton, mereka tak bisa menikmati hasil bumi yang dikeruk dari bumi Riau Pesisir.

"Tujuan kami hanya ingin meningkatkan taraf hidup rakyat pesisir. Selama ini, masyarakat di kawasan itu sangat dikucilkan. Banyak hasil bumi hanya dinikmati provinsi Riau dan Pusat saja," kata Ahmad Joni.

Wacana pembentukan provinsi mendapat dukungan DPRD Riau. Prinsipnya, DPRD Riau tak menolak pemekaran provinsi, karena pemekaran provinsi akan memberikan nilai positif bagi rakyat di kawasan tersebut. Lantas bagaimana sikap Gubernur Riau terhadap wacana ini? Meski pernyataannya tidak begitu ikhlas, namun Gubernur Riau Rusli Zainal menyatakan tak mempersoalkan pemekaran provinsi Riau Pesisir.

Gubernur hanya minta kepada inisator, agar segala sesuatunya disiapkan secara sistimatis. Tidak boleh gegabah dan emosional. Wacana pembentukan Provinsi Riau Pesisir ini, terdiri dari lima Kabupaten/Kota yakni Siak, Dumai, Bengkalis, Rokan Hilir (Bagan) dan Kabupaten Meranti. Adapun yang menjadi ibukota Provinsi nantinya adalah Duri atau Dumai. Alasan Dumai ditunjuk sebagai ibukota, karena daerah ini memang sudah siap dari segi infrastruktur. 

Kawasan Riau pesisir merupakan kawasan strategis, baik dari SDA maupun sebagai kawasan perdagangan karena berada di jalur lintas perdagangan intrenasional yaitu Selat Melaka. Kawasan ini bisa disatukan dalam satu wilayah administrasi pemerintahan setingkat provinsi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Empat kabupaten dan satu kota ini memiliki kedekatan emosional serta historis yang sama, karena sama-sama pernah berada di bawah Kerajaan Siak serta Kabupaten Bengkalis, pasca kemerdekaan. Memang sudah ada keinginan dari komponen pemuda di kawasan pesisir untuk menyatukan persepsi serta langkah membentuk sebuah provinsi baru,” ulas Zulfahmi.

Untuk mewujudkannya, perlu dibuat gerakan bersama merumuskan konsep Provinsi Riau Pesisir, termasuk melakukan lobi-lobi ke tokoh masyarakat serta penguasa. Dalam waktu dekat, ada keinginan merumuskan konsep Provinsi Riau Pesisir dari elemen pemuda agar langkah tersebut dapat terealisasi.

Dari Kabupaten Kepulauan Meranti, komponen pemuda di sana menyatakan siap bergabung dalam gerakan mewujudkan Provinsi Riau Pesisir. Demikian dikemukakan tokoh muda Meranti Ardiansyah, yang juga Sekretaris DPD KNPI Meranti, Kamis (30/9). Menurutnya wacana itu harus terus disuarakan oleh segenap elemen pemuda dan masyarakat. “Pemuda di Meranti siap mendukung gerakan tersebut,” tegasnya.

Sebagai kabupaten baru hasil pemekaran, menurut Ardiansyah lagi, gagasan Provinsi Riau Pesisir harus secara terpola serta mengakomodir seluruh lapisan, bukan hanya pemuda. Ia mendukung kalau langkah awalnya dimulai dari gerakan pemuda pesisir dan bagi kalangan pemuda di Meranti, keinginan itu wajar, karena sejak lama masyarakat dan pemuda di Meranti memang menginginkan sebuah provinsi baru.
sumber: aa-otda.blogspot.com & riau mandiri.net
READ MORE - Meranti Dukung Pembentukan Provinsi Riau Pesisir

Senin, 31 Oktober 2011

Keselamatan Kesehatan Kerja


a.      Geografis selatpanjang Kabupaten Meranti
Selatpanjang terletak berada bagian utara di Pulau Tebing Tinggi secara Geografis terletak antara 0° 48' 36" - 1° 2' 24" Lintang Utara, dan 102° 25' 12" - 103° 0' 0" Bujur Timur, membuat Kota ini sangat strategis selain dekat dengan Negara Tetangga,Selatpanjang juga berada dijalur pelayaran dan perdagangan Internasional Selat Malaka di Dua Negara yaitu Malaysia dan Singapore, serta secara tidak langsung sudah menjadi daerah Hinterland Kawasan Free Trade Zone (FTZ) Batam dan Tanjung Balai karimun sekaligus juga berada Kawasan Segitiga Pertumbuhan Ekonomi Indonesia - Malaysia - Singapore (IMS-GT). Posisi ini menjadikan Selatpanjang sebagai salah satu daerah yang mempunyai potensi mengembangkan ekonomi sehingga memiliki daya tarik investasi kedepan sebagai salah satu Kota Niaga di pesisir Riau. Kota Selatpanjang terletak di Pulau Tebingtinggi,daerah pulau ini merupakan daratan rendah dan sebagian wilayahnya masih terdiri dari daerah rawa-rawa dan hutan bakau.
Kondisi Iklim
Kota Selatpanjang beriklim tropis yang sangat dipengaruhi oleh sifat iklim laut, dengan temperatur berkisar 25° - 32° Celcius. Musim hujan biasa terjadi antara bulan September hingga Januari, dengan curah hujan rata-rata berkisar antara 809-4.078 mm/tahun, periode kering (musim kemarau) biasanya terjadi antara bulan februari hingga Agustus. Angin berhembus sepanjang tahun secara bergiliran, yaitu dari arah Utara untuk Januari sampai April. Dari timur bulan April sampai Juli, dari arah Selatan Juli sampai Oktober dan dari arah Barat Oktober sampai Januari

Transportasi
Selatpanjang merupakan kota transit khususnya untuk transportasi laut dari Pekanbaru menuju Pulau Batam/tanjung pinang atau Tanjung Balai Karimun dan sebaliknya. Sejak tahun 2007 telah dibuka jalur khusus dari Selatpanjang langsung menuju Batupahat, Malaysia. Dibanding dengan jarak antara Selatpanjang dengan Pekanbaru dan Pulau Batam, jarak antara Selatpanjang dengan Batupahat lebih dekat, waktu yang dibutuhkan hanya ditempuh sekitar 1,5 - 2 jam perjalanan. Daerah ini juga merupakan jalur transit keberbagai daerah Riau seperti Bengkalis, Dumai, Siak Sriindrapura, Duri. Karna letak strategis itulah membuat Selatpanjang menjadi daerah pintu gerbang penghubung antara Riau Daratan dan Riau Kepulauan. Disamping itu telah dibuka pembangunan jalan darat menghubungkan Selatpanjang - Siak - Pekanbaru via roro dermaga rool on-rool off (Roro) Kampung Barak, Desa Tanjung Peranap Kecamatan Tebing Tinggi Barat dengan Desa Mengkapan,kawasan Buton,Kabupaten Siak.
b.      Keselamatan Kesehatan Kerja Penarik Pompong (perahu motor) Peranggas-Selatpanjang
Peranggas, terletak di pulau Rangsang persis di depan Pulau Tebing Tinggi (di depan kota Selat Panjang). Saat ini jalur inilah yang paling banyak di tempuh oleh masyarakat sekitar Peranggas, selain lebih murah cepat angkutan laut dari Peranggas ke Selat Panjang ini juga tersedia hampir sepanjang hari sejak jam 06.00 pagi sampai jam 06.00 sore angkutan ini terus berjalan menggunakan Pompong dan Bot hanya dengan biaya Rp. 7000/per orang,- dan Rp.20.000 angkutan yang membawa motor.

c.       Protap K3 Perairan bagi Penarik Pompong dan penumpang.

Berbicara mengenai Keselamatan dan Kesehatan Kerja di perairan bagi Penarik pompong dan penumpang tujuang Selatpanjang-peranggas dan sekitarnya di Kabupaten kepulauan Meranti ada beberapa protap untuk Keselamatan dan Kesehatan Kerja di perairan sebagai berikut:

1.      Memastikan penumpang telah memakai jaket pelampung (life vest) sebelum naik ke pompong (perahu motor)
2.      Dilarang merokok di dalam pompon
3.       Melakukan pengecekan kondisi & kelayakan pompong setiap hari (daily checkup)
4.      Menyediakan Apar, kotak P3K, serta radio komunikasi di dalam pompong
5.      Pengemudi pompong (perahu motor) dibantu oleh seorang ABK yang bertugas mengaitkan tambang/jangkar ke dermaga, membagikan life vest ke penumpang di dermaga, memompa mesin pompong, mengatur tempat duduk penumpang supaya seimbang.
6.      Jika mesin pompong terasa sangat bising maka setiap penumpang wajib memakai ear plug (harus dilakukan pengukuran terlebih dahulu serta menghitung durasi pajanan)
7.      Pompong tidak boleh melebihi kapasitas penumpang
8.      Pompong harus dilengkapi lampu kabut yang dipasang pasa saat hujan / berkabut
9.      Pengemudi pompong (motoris) menurunkan kecepatan speedboat disaat melewati perkampungan / beriringan dengan perahu yang lebih kecil.
10.  Penumpang dilarang berdiri sebelum pompong benar2 berhenti di dermaga.
11.  Penumpang harus mengisi presensi (daftar hadir) di setiap pompongnya
READ MORE - Keselamatan Kesehatan Kerja

Minggu, 17 Juli 2011

Fiesta Bokor Riviera

       Fiesta Bokor Riviera adalah Festival Musik, Tari dan Kebudayaan daerah khususnya daerah-daerah sungai, muara sungai dan tepi pantai. Riviera sendiri berdasarkan Wikipedia adalah merujuk kepada istilah Italia sejak abad pertengahan untuk menunjuk suatu daerah pantai di Liguria, daerah di barat-laut Italia. Saat ini, riviera secara umum digunakan untuk menunjukkan daerah-daerah tepi pantai dan sungai (river) serta daerah pesisir laut. 
Awalnya Riviera adalah daerah Liguria Italia dan daerah-daerah terdekat dan berhubungan dengannya yaitu : 

1.  Italian Riviera, daerah-daerah pantai antara La Spezia sampai ke Vintimiglia yaitu daerah yang berbatasan dengan Prancis.
2. French Riviera, daerah antara Hyeres dan Menton sebagai daerah laut timur Alpen (Eastern Alpes Maritimes).

     Sesuai perkembangan zaman, semakin banyak tempat lain yang disebut Riviera juga seperti : Sochian Riviera (Rusian Black Sea Coast), Albanian Riviera, Austrian Riviera (former coastline of Austria-Hungary near Trieste on the Adriatic Sea now part of Italy and Slovenia), Makarska Riviera (Croatia), Budva Riviera (Montenegro), Bulgarian Riviera (Bulgaria's Black Sea Coast), Romanian Riviera (Romania's Black Sea coast), English Riviera (Torbay in the South West of England), Florida Panhandle, (a region of Florida near Panama City also called the Redneck Riviera or Emerald Riviera), Gold Coast (Queensland also known as the "Australian Riviera"), Irish Riviera (various locations in the United States with high populations of Irish Americans, including Rockaway Beach, Queens, Spring Lake, New Jersey, and South Shore, Massachusetts), Long Beach (New York, once known as the Riviera of the East), Riviera Maya (the southeastern part of Mexico on the Yucatan Peninsula), Crimean Riviera (Ukrainian Black Sea Coast), Redneck Riviera (a colloquial term for the Southern U.S. coast from Mobile, Alabama to Apalachicola, Florida), Mexican Riviera (the western coast of Mexico including Acapulco), American Riviera (Miami Beach at Florida and Santa Barbara at California), Pondicherry (India, known as La Côte d'Azur de l'Est "The French Riviera of the East"), Red Sea Riviera (the eastern shore of Egypt), Egypt's Mediterranean Riviera, Turkish Riviera (also known as the Turquoise Coast), Worthing Riviera (West Sussex, also known as the Sussex Riviera), Chinese Riviera (Coastal Region in Zhuhai China, "The Romantic City"), BOKOR RIVIERA (Sungai Bokor, hutan bakau, Desa Bokor, Kecamatan Rangsang Barat, Kabupaten Meranti). 

Bokor sendiri merupakan nama desa di Kecamatan Rangsang Barat, Kabupaten Meranti Propinsi Riau dengan titik koordinat 1"02'50.05 North (Lintang Utara) dan 102"45'26.25 East (Bujur Timur). 

Peta Lokasi Sungai Bokor dan Desa Bokor
Kecamatan Rangsang Barat
Kabupaten Meranti
Propinsi Riau

Propinsi Riau adalah propinsi yang dialiri oleh sungai-sungai besar dan sungai-sungai kecil. Terdapat 5 sungai besar yang mengaliri Propinsi Riau yaitu, Sungai Siak, Sungai Rokan, Sungai Indragiri/Kuantan (2 nama 1 sungai, Indragiri di hilir dan Kuantan hulu), Sungai Kampar dan Sungai Gangsal. Semua sungai besar tersebut dapat dilayari dengan kedalaman rata-rata antara 6-12 meter. 
"Bagaikan Aur dengan Tebing" sebagai perumpamaan bahasa Melayu yang menggambarkan keeratan antara Aur/bambu dengan tebing sungai. Sesuai topografi sungai di Riau yang umumnya bertebing curam dengan ketinggian yang berbeda-beda. Aur membutuhkan tebing untuk tempat tumbuh. Sedangkan tebing membutuhkan aur untuk penahan runtuh. Dengan demikian sungai akan terawat. 

Usaha perawatan sungai yang menyatu dengan kebudayaan Melayu digempitakan dalam sebuah perhelatan akbar Fiesta Bokor Riviera 2011. Dewan Kesenian Kabupaten Meranti diwakili oleh Suryadi dan Fran Armayadi bekerjasama dengan Sanggar Bathin Galang yang diketuai oleh Sopandi, S.Sos berniat melaksanakan hajat tersebut di bulan Juli 2011 tepatnya tanggal 16,17 dan 18 berkesesuaian dengan pasang besar di daerah tersebut sekaligus musim buah-buahan terutama durian dan manggis.

Cerita awal bermula ketika Sanggar Bathin Galang dibawa oleh Dewan Kesenian Meranti ke acara Kenduri Seni di Batam pada 11 November 2010 yang lalu. Dalam bual-bual sedap (perbincangan) terbetiklah niat ketua Sanggar Bathin Galang, Sopandi untuk membuat acara yang sama dengan fokus pada alam terbentang yaitu sungai sebagai urat nadi kehidupan. 

Sang Budayawan Riau, Prof. DR. Yusmar Yusuf pun diundang untuk perencanaan dan pelaksanaan perhelatan besar ini. Muncullah kata fiesta dan riviera yang ditujukan sebagai sebuah pesta rakyat tepi sungai dan tepi pantai yang bergaung ke seluruh pelosok dunia dengan tagline "Menghulu Bokor, Muliakan Nilai".

Kerja besar dimulai dari yang kecil.

Bismillahirrahman nirrahim langkah bermula,
Selalu berdoa janganlah lupa.
Mengeluarkan segala daya upaya,
Menjunjung marwah dan budaya.


Persiapan logo.


fiesta-bokor_riviera_logo
READ MORE - Fiesta Bokor Riviera

Jumat, 11 Maret 2011

Polda Riau Tangkap Dua Kapal Negara Tetangga di Perairan Meranti

ThePhantom news: Jajaran Polda Riau berhasil menangkap dua kapal nelayan berbendara Malaysia. Kini tujuh warga negara tetangga itu ditetapkan sebagai tersangka.

Penangkapan kapal asing ini dilakukan Dirpolair Polda Riau, di perairan Kepulauan Meranti. "Dua kapal yang kita tangkap itu berikut awak kapalnya berjumlah 7 orang sudah kita tahan. Mereka ditangkap saat mencuri ikan di perairan Indonesia," kata Dirpolair Polda Riau, Kombes Zainal Paliwang kepada wartawan di Mapolda Riau, Kamis (10/03/2011) di Pekanbaru.

Dia menjelaskan, dua kapal berbendera Malaysia ini persisnya ditangkap Polrair Polda Riau, sekitar 12 mil sebelah utara Pulau Rangsang Kab Kep Meranti. Nelayan Malaysia yang mengambil hasil laut Indonesia ini dituduhkan UU No 45 tahun 2009 tentang perikanan.

"Ketujuh tersangka ini merupakan warga Johor. Mereka terdiri dari nakhoda kapal dan ABK," kata Zainal.

Zainal menjelaskan, pihaknya juga mengamankan jaring alat penangkap ikan yang ditaksir harganya mencapai Rp700 juta. Seluruh barang bukti terkait pencurian hasil laut ini, sudah diserahkan ke Polres Bengkalis, untuk diproses lebih lanjut.

"Mereka ini sengaja memasuki wilayah laut Riau untuk mencuri hasil ikan," kata Zainal.

Adapun tujuh orang warga negara Malaysia itu adalah Ibrahim Kasim (28) sebagai nakodah kapal nelayan dengan nomor lambung kapal JHF 7281 dengan 3 ABK, Surbaini (41) dan Samsudin.

Kapal kedua dengan nomor lambung JHF 7281 dengan nakhoda Zainodin. Sedangkan ABK-nya Rasyid (34) dan Moh Top (52). "Mereka semua sudah kita amankan," kata Zainal.

Sumber: detik.c
READ MORE - Polda Riau Tangkap Dua Kapal Negara Tetangga di Perairan Meranti

Kamis, 03 Maret 2011

Musim Kemarau di Selatpanjang

Salam sejahtera selalu buat sobat ThP. Kembali lagi ThP mau berbagi coretan di dinding blog ini, ThP mau mencoret tentang kampung halaman tercinta. Selatpanjang kabupaten Meranti dalam meniti menuju Baldatun toyibatun wa robbun ghofur. Semoga Allah memberi perlindungan dan keberkahan buat kampung halaman saya. Amin.....

Baru saja mendapat informasi dari kawan-kawan sekampung seperjuangan yang libur kuliah, katanya selatpanjang lagi musim kemarau ni.... Hmmm.... memanglah  menjadi kebiasaan musim di selatpanjang, ada waktu musim hujan, setelah itu bergantian musim dengan musim kemarau. Asalkan jangan sampai musim salju atau musim angin puting beliung sajalah. Kalau memasuki musim kemarau, rata-rata masyarakat setempat yang mendapat sumber air dari sumur, (kemungkinan keringlah sumur di belakang rumah tu and Jangan-jangan kawan 2 yang balek kampung mandi pun cume 1 hari sekali hehehe.....) Yang penting tetap bersyukur, memang sudah siklus alam seperti itu. Walaupun menjadi tambahan aktivitas kalau tidak ada air. Ada yang membeli air ke tuan rumah yang punya sumur bor, ada juga yang mengambil air di kolam pak camat.

Musim kemarau di Selatpanjang juga berdampak dengan status ekonomi, paling tidak harus mengeluarkan uang untuk membeli air. Apalagi masyarakat setempat sumber air minum berasal dari air hujan. Biasanya tuan rumah yang mempunyai tanki air yang besar menjadi tambahan pendapatan. Harga air hujan dan air sumur biasanya berbeda, air hujan lebih mahal dari air sumur bor. Seingat saya sewaktu SMA harga air hujan 1000 rupiah per derigen sedangkan air sumur bor hanya 500, tetapi sekarang kurang tau juga perubahan harganya.

Yang terpenting selagi musim hujan, manfaatkanlah air sesuai dengan kebutuhan jangan terlalu boros. dan satu lagi selalulah berdo'a agar musim kemarau tidak terlalu lama dan Allah menurunkan air hujan. Amin......
READ MORE - Musim Kemarau di Selatpanjang

Selasa, 08 Februari 2011

Tiga Investor Siap Bangun SPBU di Meranti

Posting: Maghfaruddin 8/02/11

Masyarakat Kabupaten Kepulauan Meranti tidak lama kagi akan mudah mendapatkan BBM bagi kendaraan bermotornya. Saat ini ada tiga infestor yang berminat membangun SPBU di kabupater termuda tersebut.
 


Riauterkini-SELATPANJANG - Sebanyak tiga investor sudah menyatakan kesediaanya membangun Stasiun Pengisian Bahanbakar Umum (SPBU) di Kota Selatpanjang, Kabupaten Kepulauan Meranti. Bupati menegaskan, saat ini rencana tersebut masih didipelajari oleh pihak Pertamina terkait persyaratan perizinan pembangunan SPBU tersebut. Hal ini disampaikan Bupati belum lama ini terkait langkanya pasokan minyak bensin untuk kendaraan bermotor di Kabupaten Kepulauan Meranti. 

“Sebanyak tiga investor sudah menemui saya (bupati, *red*) untuk membangun SPBU. Saya katakan, bahwa pada prinsipnya kita snagat setuju. Karena selama ini spekulasi kelangkaan pasokan BBM di Kepulauan Meranti sudah memprihatinkan,” kata Bupati. 

Dikatakan Bupati, bahwa selama ini, pengelolaan BBM subsidi dipercayakan kepada para Agen Penyalur Minyak Subsidi (APMS). Namun, kelangkaan minyak tidak dapat dihindari. Hal ini lanjutnya, diduga adanya permainan para spekulan, sehingga minyak menjadi langka dan susah sekali ditemui di eceran.

“Kita sudah memanggil berkali-kali para pemilik APMS. Kita Ingatkan mereka agar tidak membandel untuk “memainkan” minyak sehingga menjadi langka seperti ini. Jika memang tidak juga mau diatur, maka izin mereka akan kita evaluasi dan dicabut. Bahkan, pembangunan SPBU oleh investor tersebut nampaknya akan kita desak juga, untuk segera direalisasikan,” tegas Bupati.

Untuk diketahui, saat ini harga minyak bensin di masing-masing pengecer di Kota Selatpanjang berkisar Rp.10 ribu perliternya.***(rls/mad)

sumber: http://www.riauterkini.com/
READ MORE - Tiga Investor Siap Bangun SPBU di Meranti

Senin, 07 Februari 2011

APBD Kepulauan Meranti Riau naik 147,1%

Posting: Maghfaruddin
PEKANBARU: Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Kepulauan Meranti, Provinsi Riau pada tahun ini mencapai Rp912 miliar atau meningkat 147,1% dibandingkan dengan APBD tahun sebelumnya.

Bupati Kepulauan Meranti Irwan Nasir mengatakan angka APBD Kepulauan Meranti yang mencapai Rp912 miliar merupakan bukti komitmen memperbaiki Kepulauan Meranti pada masa akan datang.

Menurut Irwan, penetapan APBD 2011 itu sudah diupayakan untuk menampung semua aspirasi dari masyarakat.

Namun, dia menjelaskan masih terdapat sejumlah aspirasi yang tidak bisa ditampung untuk tahun ini, karena ada skala prioritas pembangunan yang harus didahulukan.

Untuk itu, dia meminta Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) bisa menunjukkan kinerja yang sungguh-sungguh, agar target kerja tercapai dalam tahun ini.

"Segera evaluasi kinerja yang selama ini kurang baik, dan lengkapi semua administrasi yang dibutuhkan, sehingga semua proses tersebut sudah siap ketika anggaran tersebut akan kita digunakan," katanya dalam rilis, hari ini.

irwan menambahkan jadwal pengesahan RAPBD Kepulauan Meranti 2011 terhitung cukup cepat, dibandingkan dengan daerah lainnya di Riau.

Namun, dia menandaskan kerja yang menguras tenaga cukup melelahkan tersebut hendaknya dibarengi komitmen aparatur yang ada untuk menjalankannya dengan transparan dan akuntabel.

"Semua pihak diminta bahu-membahu, termasuk DPRD, pengusaha dan masyarakat Kepulauan Meranti secara luas. Kami yakin, pada pengesahan APBD mendatang, kami akan menembus pada angka Rp1,2 triliun lebih. (hwi)

sumber: http://www.bisnis.com/
READ MORE - APBD Kepulauan Meranti Riau naik 147,1%

Kamis, 03 Februari 2011

Tolak Izin Pengolahan Tanah, Warga Merbau Demo ke Kabupaten Meranti

Posting: Maghfaruddin
SELATPANJANG POST– Lebih dari 4500 massa demontrasi yang berasal dari 13 organisasi se kecamatan merbau,dan kecamatan kuala merbau yang bergabung dengan Serikat tani Riau (STR) coordinator wilayah kabupaten kepulauan meranti, Seperti yang mereka janjikan sebelumnya dalam melakukan penolakan perusahaan pengelola izin HTI,Pada selasa (01/2) sejak pukul 11.00 wib,Dengan membawa berbagai macam spanduk dan atribut warna mereka menduduki kantor bupati di jalan doreka kota selatpanjang,Tujuanya hanya satu mereka mendesak pencabutan SK Menhut no.327/2009 tentang perijinan HTI PT Riau Andalan Pulp And Paper (RAPP) yang beroperasi di wilayah pulau merbau kecamatan merbau.Pencabutan Izin HTI PT SRL Di Pulau Rangsang,Dan Pencabutan Izin HTI PT LUM Di Kecamatan Tebing Tinggi.Sayangnya hanya berjarak beberapa menit saja,Drs Irwan Nasir M.Si selaku orang Nomor satu di kabupaten paling bontot di riau ini,Meninggalkan kota selatpanjang dengan menggunakan kapal Ferri tujuan pulau Batam (Propinsi Kepri)
“ Kami samgat menyanyangi ayahanda Irwan Nasir selaku Bupati kepulauan meranti, Yang pada hari ini juga entah sengaja atau tidak dan hanya berbeda waktu hitungan menit,Tiba-tiba meninggalkan kota selatpanjang( tidak berada di tempat) ketika kami ( ribuan masyarakat) ingin mengadukan nasib rakyatnya yang ada di pulau merbau,pulau padang,dan pulau rangsang akibat dari keserakahan razim perusahaan pengelola hutan( Perusahaan kapitalis).Tentunya kami sangat kecewa dengan sikap Bupati kepulauan meranti yang meninggalkan kota selatpanjang, Dan apakah acara yang Bupati hadiri di sanaa lebih penting di bandingkan acara yang kami gelar ini,Seperti kita ketahui bersama, Tanpa ada memikirkan lelah panas hujan kami terus melakukan upaya upaya penyelamawat lahan olahan yang selama ini kami garap untuk menghidupi anak istri.Berorasi seperti ini demi kelansungan nasib anak cucu kami di massa yang akan datang.” Ujar Sutarno selaku Sekretaris Komite Serikat Tani Riau (STR) kabupaten kepulauan Meranti, dalam penyampaian orasinya sambil berdiri di atas truk di depan kantor bupati..

Sutarno yang ahir-ahir ini menjadi idola kalangan wartawan di kabupaten kepulauan meranti itu di karenakan kegigihanya dalam memimpin setiap gerakan penolakan perusahaan pengelola izin HTI dan di kelilingi ribuan massa itu mengatakan.Kami masyarakat di wilayah pulau padang kecamatan merbau meminta kepada Bupati kepulauan meranti agar menindak PT RAPP yang akan mengelola sepertiga daratan di pulau padang,Sebab sebagian di antara areal izin operasional HTI PT RAPP adalah lahan olahan aktif maupun perkebunan masyarakat.Kami menghimbau kepada Bupati untuk menuntut perusahaan yang telah melakukan perampasan lahan masyarakat,Dan kami sangat yakin jika tidak karena kelalaian pemerintah kabupaten, pemerintah propinsi maka lahan kami tidak akan di rampas oleh perusahaan perusahaan akasia itu. Bupati pernah mengatakan bahwasanya menolak dengan alasan penolakkan Hutan Tanaman Industri (HTI) itu berdampak untuk kelanjutan perekonomian masyarakat untuk di massa yang akan dating.

“ Kita hanya berjuang mempertahankan sejengkal lading olahan yang selama ini kita pergunakan untuk menghidupi anak istri, maupun biaya sekolah.Dan kami ingin lahan maupun perkebunan masyarakat jangan sejengkal pun do jual kepada perusahaan pengelola HTI, Namun kenyataanya lahan yang kami pertahankan keutuhanya, saat ini sudah banyak yang di rampas oleh perusahaan yang tidak bertanggung jawab itu, Kami minta juga kepada Bupati untuk menindak aparaturnya di wilayah kec merbau yang sengaja mengeluarkan surat tanah untuk di jadikan dasar transaksi jual beli dengan pihak perusahaan.Dan jika itu tidak di penuhi, Kami masyarakat siap menantang perang kepada siapapun yang menolak keinginan rakyat, saya mempertanyakan kepada bupati yang terhormat sebagai ayahanda kami sebenarnya harus mengadu dan minta perlindungan kepada siapa?,” tanyanya

Sutarno dengan semangat dan penuh cucuran air keringat mengatakan, Jika di perhatikan secara matang bagai mana nasib ribuan masyarakat yang ada di 4 kepulauan atau di 7 kecamatan se Kabupaten Kepulauan Meranti kehidupanya semakin hari semakin terancam. Hal ini di akibatkan oleh sumber kehidupan mereka diambil alih oleh perusahaan guna memperluas lahan olahan mereka yang berkdeok membantu peningkatan ekonomi masayarakat, Perlu di jelaskan kepada semua pihak, sejauh ini tidak satupun masyarakat di wilayah HTI atau di wilayah perusahaan pengelola hutan tanaman industri, yang perekonomianya mengalami peningkatan, namun sebaliknya, akibat lahan mereka di rampat oleh perusahaan selain menimbulkan konflik antar masyarakat, juga menimbulkan kesengsaraan seumur hidup,.

"Sebenarnya pemerintah, Dari tingkat pusat hingga daerah sudah sdangat faham kondisi geografis wilayah kabupaten kepulauan meranti yang merupakan wilayah hutan gambut terluas di Indonesia.Dan mereka tahu setiap aktifitas konversi dan eksploitasilahan gambut akan menyebabkan terlepasnya emisi karbon (CO2) yang mencemari lingkungan global karena terganggunya sistem water table (sistem hidrologis) yang pada akhirnya mengakibatkan gambut menjadi kering sehingga mudah terbakar,"Namu pengetahuan pemerintah tentang manfaat alam, sengaja di manfaatkan oleh pejabat-pejabat di negeri ini untuk memenuhi kantong mereka pribadi maupun kelompok mereka, tanpa memikirkan kelangsungan hidup rakyatnya..

Seperti kita ketahui Jika Indonesia tercatat sebagai negara urutan ketiga penghasil emisi karbon terbesar di dunia. Apabila emisi dari lahan gambut diperhitungkan kontribusinya bagi perubahan iklim di dunia,,“Kemampuan gambut menyerap karbon 30 kali lebih banyak dibandingkan dengan hutan tropis yang tumbuh di atasnya namun kemampuan menyimpan karbon dalam jangka yang panjang akan tergantung pada kesehatan hutan alam yang menaunginya. Penyelamatan lingkungan dan nol emisi harus dimulai dari hutan gambut di Riau,” pungkasnya.
Berdasarkan pantauan Selatpanjang Post, Ribuan Massa yang di kawal oleh satu pleton anggota Polisi pengendali Massa Polres Bengkalis, Aparat TNI,Satpol PP,Dan Organisasi-Organisasi Kepemudaaan Di Bawah Naungan DPD KNPI Kabupaten kepulauan Meranti, Meskipun sejak pukul 15.00 Wib selasa sore hingga petang harinya para pendemo yang berada di kantor Bupati kepulauan meranti di guyur hujang dan angin yang sangat lebat.Mereka Sambil mendirikan tenda yang telah di sediakan sebelumnya, tetap bertahan, dan terus melakukan orasi secara bergantian. Bahkan mereka akan terus menduduki kantor Bupati.
Usut Penerbitan SKT Ganda Di Desa Lukit 
Di antara ribuan demonstran dari serikat tani riau( STR) koordinsator Wulayah Kabupaten Kepulauan Meranti, Dedy asal pulau merbau menambahakan,” Bupati kerpulauan Meranti di himbau agar menindak aparatur di wilayah kecamatan merbau yang sengaja mengeluarkan surat keterangan tanah( SKT) di atas lahan masyarakat.maupun penerbitan SKT di lahan kosong,.Pasalnya akibat penerbitan SKT oleh aparatur pemerintah( desa lukit). Yang di gunakan oleh kaki tangan perusahaan RAPP sebagai dasar jual beli lahan, selain menimbulkan konflik antar pemilik lahan, juga menyebabkan kerugian masyarakat.
Lebih lanjut dedi menambahkan, dengan banyaknya lahan masyarakat yang dig anti rugi oleh perusahaan, saat ini sembilan puluh persen menimbulkan permasalahan antar warga,Untuk itu sekali lagi kami mendesak kepada Bupati dan ketua DPRD kabupaten kepulauan meranti untuk menykapi masalah ini dengan cepat,pesanya.


READ MORE - Tolak Izin Pengolahan Tanah, Warga Merbau Demo ke Kabupaten Meranti

Meranti sebagai penghasil minyak


Kabupaten Kepulauan Meranti merupakan salah satu daerah penghasil minyak. Itu sesuai dengan Keputusan Menteri ESDM berdasarkan surat resmi keputusan penetapan dengan SK nomor 2466 K/30 MEM 2009 tentang penetapan daerah penghasil dan perhitungan daerah penghasil pertambangan umum, minyak bumi dan gas bumi.
Demikian dikatakan Kepala Dinas Pendapatan Darah (Kadispenda) Drs H Ishak Izrai kepada Riaupesisir, Rabu (3/3) di ruang kerjanya. Masih menurutnya, itu merupakan potensi besar yang dimiliki oleh kabupaten yang baru saja dimekarkan ini.

''Selain minyak, sebenarnya masih banyak potensi sumber daya alam (SDA) dimiliki kabupaten ini. Tapi itu semua harus digali sebagai sumber pendapatan asli daerah (PAD) agar anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) bisa meningkat dan mudah-mudahan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat bisa semakin baik dan daerah ini tambah maju walaupun tercatat masih baru sebagai kabupaten,'' kata Ishak.

Dengan banyaknya potensi yang dimiliki, perlu kiranya dibarengi dengan sumber daya manusia (SDM) berkualitas. Agar, potensi SDA yang ada bisa digali dan dikelola dengan baik. Supaya, tujuan dan cita-cita pemekaran, yakni meningkatkan kesejahteraan dapat tercapai.

''Meranti ini ibarat untaian zamrud yang banyak potensi. Makanya perlu orang-orang berkualitas dan amanah menggalinya yang diperuntukkan sebagai sumber pembiayaan pembangunan Kepulauan Meranti ke arah lebih baik. Jadi, 20 persen dana APBD untuk pendidikan, terus dilaksanakan,'' sambung Ishak lagi.

Agar semua itu sesuai dengan yang diharapkan, perlu mengarahkannya secara benar. Gunakan potensi yang besar ini ke arah yang memberi kemaslahatan bagi masyarakat sesuai dengan cita-cita pembangunan. Perlu pembangunan ekonomi yang berpihak ke masyarakat.

Selain itu, banyak sumber pendatapan lainnya yang perlu digali, seperti pajak daerah dan retribusi. Agar pembangunan Kepulauan Meranti lancar, para wajib pajak harus memenuhi kewajibannya dengan selalu membayar pajak. ''Wajib pajak harus membayar pajak. Itu semua untuk pembangunan daerah kita sendiri,'' harapnya.

Bagi para stafnya, lanjut Ishak, diwanti-wanti agar senantiasa ramah dalam melayani para wajib pajak. ''Kita ini bukan untuk dilayani, tapi untuk melayani. Jika perlu senantiasa senyum menghadapi wajib pajak,'' tutup H Ishak.

READ MORE - Meranti sebagai penghasil minyak
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...