Laman

Senin, 31 Oktober 2011

Keselamatan Kesehatan Kerja


a.      Geografis selatpanjang Kabupaten Meranti
Selatpanjang terletak berada bagian utara di Pulau Tebing Tinggi secara Geografis terletak antara 0° 48' 36" - 1° 2' 24" Lintang Utara, dan 102° 25' 12" - 103° 0' 0" Bujur Timur, membuat Kota ini sangat strategis selain dekat dengan Negara Tetangga,Selatpanjang juga berada dijalur pelayaran dan perdagangan Internasional Selat Malaka di Dua Negara yaitu Malaysia dan Singapore, serta secara tidak langsung sudah menjadi daerah Hinterland Kawasan Free Trade Zone (FTZ) Batam dan Tanjung Balai karimun sekaligus juga berada Kawasan Segitiga Pertumbuhan Ekonomi Indonesia - Malaysia - Singapore (IMS-GT). Posisi ini menjadikan Selatpanjang sebagai salah satu daerah yang mempunyai potensi mengembangkan ekonomi sehingga memiliki daya tarik investasi kedepan sebagai salah satu Kota Niaga di pesisir Riau. Kota Selatpanjang terletak di Pulau Tebingtinggi,daerah pulau ini merupakan daratan rendah dan sebagian wilayahnya masih terdiri dari daerah rawa-rawa dan hutan bakau.
Kondisi Iklim
Kota Selatpanjang beriklim tropis yang sangat dipengaruhi oleh sifat iklim laut, dengan temperatur berkisar 25° - 32° Celcius. Musim hujan biasa terjadi antara bulan September hingga Januari, dengan curah hujan rata-rata berkisar antara 809-4.078 mm/tahun, periode kering (musim kemarau) biasanya terjadi antara bulan februari hingga Agustus. Angin berhembus sepanjang tahun secara bergiliran, yaitu dari arah Utara untuk Januari sampai April. Dari timur bulan April sampai Juli, dari arah Selatan Juli sampai Oktober dan dari arah Barat Oktober sampai Januari

Transportasi
Selatpanjang merupakan kota transit khususnya untuk transportasi laut dari Pekanbaru menuju Pulau Batam/tanjung pinang atau Tanjung Balai Karimun dan sebaliknya. Sejak tahun 2007 telah dibuka jalur khusus dari Selatpanjang langsung menuju Batupahat, Malaysia. Dibanding dengan jarak antara Selatpanjang dengan Pekanbaru dan Pulau Batam, jarak antara Selatpanjang dengan Batupahat lebih dekat, waktu yang dibutuhkan hanya ditempuh sekitar 1,5 - 2 jam perjalanan. Daerah ini juga merupakan jalur transit keberbagai daerah Riau seperti Bengkalis, Dumai, Siak Sriindrapura, Duri. Karna letak strategis itulah membuat Selatpanjang menjadi daerah pintu gerbang penghubung antara Riau Daratan dan Riau Kepulauan. Disamping itu telah dibuka pembangunan jalan darat menghubungkan Selatpanjang - Siak - Pekanbaru via roro dermaga rool on-rool off (Roro) Kampung Barak, Desa Tanjung Peranap Kecamatan Tebing Tinggi Barat dengan Desa Mengkapan,kawasan Buton,Kabupaten Siak.
b.      Keselamatan Kesehatan Kerja Penarik Pompong (perahu motor) Peranggas-Selatpanjang
Peranggas, terletak di pulau Rangsang persis di depan Pulau Tebing Tinggi (di depan kota Selat Panjang). Saat ini jalur inilah yang paling banyak di tempuh oleh masyarakat sekitar Peranggas, selain lebih murah cepat angkutan laut dari Peranggas ke Selat Panjang ini juga tersedia hampir sepanjang hari sejak jam 06.00 pagi sampai jam 06.00 sore angkutan ini terus berjalan menggunakan Pompong dan Bot hanya dengan biaya Rp. 7000/per orang,- dan Rp.20.000 angkutan yang membawa motor.

c.       Protap K3 Perairan bagi Penarik Pompong dan penumpang.

Berbicara mengenai Keselamatan dan Kesehatan Kerja di perairan bagi Penarik pompong dan penumpang tujuang Selatpanjang-peranggas dan sekitarnya di Kabupaten kepulauan Meranti ada beberapa protap untuk Keselamatan dan Kesehatan Kerja di perairan sebagai berikut:

1.      Memastikan penumpang telah memakai jaket pelampung (life vest) sebelum naik ke pompong (perahu motor)
2.      Dilarang merokok di dalam pompon
3.       Melakukan pengecekan kondisi & kelayakan pompong setiap hari (daily checkup)
4.      Menyediakan Apar, kotak P3K, serta radio komunikasi di dalam pompong
5.      Pengemudi pompong (perahu motor) dibantu oleh seorang ABK yang bertugas mengaitkan tambang/jangkar ke dermaga, membagikan life vest ke penumpang di dermaga, memompa mesin pompong, mengatur tempat duduk penumpang supaya seimbang.
6.      Jika mesin pompong terasa sangat bising maka setiap penumpang wajib memakai ear plug (harus dilakukan pengukuran terlebih dahulu serta menghitung durasi pajanan)
7.      Pompong tidak boleh melebihi kapasitas penumpang
8.      Pompong harus dilengkapi lampu kabut yang dipasang pasa saat hujan / berkabut
9.      Pengemudi pompong (motoris) menurunkan kecepatan speedboat disaat melewati perkampungan / beriringan dengan perahu yang lebih kecil.
10.  Penumpang dilarang berdiri sebelum pompong benar2 berhenti di dermaga.
11.  Penumpang harus mengisi presensi (daftar hadir) di setiap pompongnya

0 komentar:

Posting Komentar

Habis dibaca, jangan lupa komentarnya y...

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...